Situs Download Lagu Toraja Terbaru Terbaik dan Terpopuler Mp3

Kada Tominaa Dalam Pernikahan Adat Toraja

Dunia Toraja - Dalam acara pernikahan Tradisional adat Tana Toraja, kita sering melihat atau mendengar Kata Tominaa (ahli adat) yang mengucapkan kata kata dalam bahasa tinggi toraja  dalam mengantar mempelai laki-laki ke tempat mempelai perempuan, di mana para ahli adat baik dari pihak laki-laki maupun pihak perempuan saling berbalas balasan  dalam bahasa tinggi toraja atau biasa disebut basa tominaa yang kadang kita tidak mengerti apa yang mereka ucapakan. Jika dalam bahasa indonesia sekarang ini disebut Pantun atau Berbalasan Pantun. Berikut ini adalah ungkapan- ungkapan  Para ahli adat tominaa dalam perkawinan adat toraja menurut versi Tallu Lembangna beserta terjemahannya.
Kada Tominaa Dalam Pernikahan Adat Toraja
Kada Tominaa Dalam Pernikahan Adat Toraja
A. Pekutananna tominaa tomaqtonana

(1). Salama sitammu,Kurre sumangaqna, pole parayanna tu karampoanmi (selamat datang,syukur dan terima kasih atas kedatangan kalian).

(2). Apa anna kitara massola nasang, kitara sangge mairikig (namun apa gerangan kedatangan para ahli sentana ini,apa nian maksud kunjungan kalian yang berbahagia).

(3). Apara tungkananta situruq lindona bongi,tumbara paqinawanta sipanglola pangngunaran paseko mmalillin (apa maksud kehadiran para sentana mengorak sila dikemalaman hari,apa nian tujuan kalian yang berbahagia ini,membuang langkah di tengah - tengah malam yang larut ini).

(4). Anta rampo situruq lentong, tama tarampak banuanna tomaqrapu tallang, antatuqtunra sipanglola batu banua, tama todollo atqna tomem ponan aoq (apa gerangan tujuan  para sentana berbanjar banjar laksana jajaran tiang-tiang sebuah rumah menapak masuk ke dalam halaman kediaman milik kaum kerabat ini,apa nian maksud kalian bershap-sap bagaikan barisan tonggak bangunan menapak ke dalam pelataran rumah bersanak saudara ini).

(5). Anggenna taruk bulawanna barrena allo, makaliqmana lolosu manikna lindona bulan (Kalian kerabat yang keturunan yang dipermulia, kalian anak-anak cucu mereka yang dihormati turun temurun).

(6). Lalempang tokaurananrikiqka, situruq lindona bongi, lalenduq tokabongirikiqka, sipanglola pangngunaranna paseko malillin (Hanyah singgah sejenak bagaikan mereka yang kehujanan di malam hari, ataukah mampir karena kemalaman di tengah malam yang larut ini).

(7). Baqtu unnulaqrikiqka lalanna tomaqkarandang mai lipu saroena lipu sanda kasalle (ataukah berkunjung dalam ikatan suatu usaha dagang,karena pekerjaannya justru sebagai seorang usahawan).

(8). baqtu naulalanrikiqka basse saroan dio rendenan tedong, baqtu napebalayanrikiqka basse lilingna suluran karambau ( ataukah berkunjung dalam hubungan kerja bersawah ladang dengan mempergunakan tenaga kerbau, karena keterikatannya dengan kegotong royongan memamfaatkan hewan penarik sisir bajak.

(9). baqtu dayarikiqka mai ulunna salu, dollok dayarikiqka mai karopokna mata uai (asalnya para sentana dari hulu bengawan, daerah bahagian atas sungai yang besar).

(10). baqti loqrikiqka mai ingkok bulawanna padang, dollok logrikiqka mai lip[u saroena lipu sanda kasalle (ataukah dari muara bengawan, dari daerah pengngujung paling selatan).

(11). Buqtu lalarikigka mai kadellekan allo, dollok lanrikiqka mai kalangnganan kulla (ataukah dari daerah sebelah timur, daerah matahari terbit).

(12). Tiumbaq diongrikiqka mai kalambunan allo, dolloq diongrikiqka mai kabotoan kullaq (Ataukah dari daerah sebelah barat, daerah tempat matahari terbenam).

(13). Iamo pekutananki lako batang di kaleta, tenmo pakuasikki lako tondon tobatangta (Demikianlah bisikan kalbu kami atas kehadiran para sentana, itulah dugaan suara batin kami atas kunjungan bhagawan kalian).

(14)  Latalopak tannun, latapakkan panikuan.

(Kiranya mendapat sambutan kalian para sentana,mohon mendapat jawaban bhagawan kalian.)

(15). Danadiq narandankan torro tomaling, tembo nabiringkan unnesung toleaga (Agar kami tiada larut menduga-duga, agar kami tiada lanjut bertanya-tanya).

B. Pebalinna Tominaa Torampo

(16). Dikua dandiq narandankiq  torro namaling, tembo nabiringkiq unnesung toleaga (Sesungguhnya tidak pada tempatnya kalian berlarut-larut mangada-ada, tidaklah perlu bertanya-tanya bekelanjutan).

(17). kita anggena tomaqrapu tallang, makalimaqna tomemponan aoq (Kalian semua berkaum kerabat, semua bersana-sauadara)

(18). Anggena taruq bulawanna barrena allo, makalimaqna lolosu manikna lindona bulan (Kalian anak-cucu para sentana, kalian keturunan mereka yang dihormati turun-temurun).

(19). Belanna tarandankan pekutana londong, tabiringkan peosik tanda saungan (Namun, atas pertanyaan kalian, pertanyaan berkelanjutan sambung-menyambung).

(20). Kumua apara tungkananmi, tumbari paqinawanmmi (Bahwa, apa nian hajat kalian hadir ini, apa geranagn yang berada di benak kalian datang berkunjung ini).

(21). Situruq lindona bongi, sipanglolapangngunaran paseko malillin (Berkunjung di larut malam, hadir di tengah kegelapan malam ini).

(22). Lempang takaurananrikiqka, tumibo tokabongirianrikiqka (Hanya singgah sejenak bagaikan orang yang kehujanan, atau mampir menginap karena hari telah larut malam).

(23). Baqtu umpolalanrikiqka lalanna tomaqkarandang kaluaq, baqtu umpolambananrikiqka lambananna tomaqlemba malayuq (Ataukah berkunjung dalam hubungan suatu usaha dagang, karena ikatan pekerjaan sebagai seorang usahawan).

(24). baqtu unnulalanrikiqka basse soroan dio rendenna tedong, dio rendenna tedong umpelalanrikiqka basse lilingna suluran karambau (Ataukah berkunjung dalam hubungan kerja berusaha-ladang yang menggunakan tenaga kerbau, karena usaha bergotong-royong memanfaatlan khewan penarik sisir dan kuku).

(25). Apa kadollokankiq massola nasang tama tarampak banuanta,katituqtunanki tama tadollo ataqta (Sesungguhnya, kehadiran kami bersama, melangkah masuk halaman rumah yang dipermulia, kedatangan kami beramai-ramai menapak masuk pelataran kediaman orang yang dihormati turun-temurun).

(26). Latapatiyangmo tondonna lalan lempang tokauranan,latapasambaliqmo  mata lampoan tolempang kabongian (Bukan karena hanya singgah bagai mereka yang kehujanan, tidak karena hanya justru untuk menginap semalam di hari yang telah larut malam ini).

(27). tanglamerrau billaqmo lalanna tomaqkarandang kaluaq, tang lamenellaq doke-dokemo lambanna to maq lemba malayuq (Bukan juga kunjungan dalam hubungan suatu usaha dagang, tidak juga karena iktan pekerjaan sebagai seorang usahawan).

(28). Tang la merrau bilaqmo lalanna tonaulang basse saroan dio rendenan tedong,tang lamennellaq doke-dokemo lambananna tonapebalayan basse lilingna suluran karambau (Bukan juga kunjungan dalam hubungan kerja bersawah-ladang dengan bantuan tenaga kerbau, tidak dalam ikatan kegotong-royongan memanfaatkan khewan penarik sisir dan kuku).

(29). Apa iari kabuqtuanki sola kadollokanki,buqtu daya  kanni mai ulunna salu kaluaq,omboq daya kanni mai karopokna mata uai (Kehadiran kami bersama dari daerah mata air besar di daerah hulu sungai yang besar, daerah asal aliran kali yang besar).

(30). Rampo situruq lentong tumimbu sipanglola batu banua (tiba berbaris berbanjar-banjar, bersap sap berderet deret).

(31). Iari kipemanukki,iari kipetidukunni,lalan malutenari diponeneq,lambanan mabangklonari todipotaubungaq (Yang membawa kami kemari, yang menuntun kami datang, ialah adat istiadat para leluhur, pranata sosial nenrk moyang pendahulu kita).

(32). Rampo lakirundunan bulo,tuqtun lakitete malawangan (Kami tiba untuk merunutnya, kami datang untuk menaatinya).

(33). Launnindokrakan lalanna rampanan kapaq,launnambeqrakan lambana passulean allo (Kami tiba di bawa tuntunan adat istiadat perkawinan, kami datang di bawa bimbingan tat krama mempertemukan dua sejoli).

(34). Belanna natiro mata ulungki,napeanglaq tondon karoppokki (Karena terlihat oleh mata kepala kami, terbawa oleh desakan suara batin kami).

(35). Anakna rampanan kapaq,taqbinna passulewan allo (Ada seorang gadis jelita untuk dipersunting, cantik rupawan junjungan hati).

(36). Lakipaorongngi rampanan kapaq,lakipakulleaiq passulean allo (Ingin kami lamar untuki menjadikan junjungan hati, maksud hati ingin mempersuntingnya bila berkenan).

(37). Belanna latabangaran sangkaqmokan,tanglapondok palelean (Kiranya kami ntidak melanggar adat istiadat perkawinan, semoga kami tidak bertentangan dengan tata krama turun temurun mempertemukan dua sejoli).

(38). Makambanmo parianna,dikkiqmo pantaranakana (Adat istiadat yang sudah berkerbekatan turun temurun, tat krama yang sudah berkemaslahatan sejak dari dahulu kala).

(39). Ke bangunni dirundunan bulo,ketontongmi ditete malawangan (Bila diikuti secara saksama, bila diteladani secara teliti).

(40). Bangunraka latatimang kurre sumangaq,motoqraka la tarande poleporaya (Semoga berterima dengan berlimpah syukur, semoga berkenan dengan penuh terimakasih).

(41). Ia anta lu intimanngi kurre sumangaq,ia anta la urrandei pole poraya (Seandainya niat ini berterma dengan limpah syukur, sandainya maksud ini berkenan di hati dengan penuh terima kasih).

(42). Bungkaranmokan baqba manikta,latakillanganmokan ampang bulawanta (bukakanlah kami pintu rumah para sentana, luangkan jalan masuk tempat kediaman bhagawan kalian.)

(43). Angki lenduq rokko ballaran ampaq,angki tumimbo rantean tuyu (Agar kami melangkah masuk dan duduk di atas bentangan pengalas lantai.)

(44). Tagaraga misa inawa,tatampa misaqbunganna (Lalu kita membuat satu kata mupakat, lalu kita ciptakan satu kebulatan tekad).

(45). Andiq tapennellakan,tembo tapessanisian (Semoga kita tiada berbeda pendapat, semoga kita tiada berselisih paham).

(46). Andiq ta kataman lembang,tembo takailliran koli-koli (semoga tiada sesuatupun menjadi halangan, semoga tiada haral melintang) Pebalinna tominaa tomaqtonana (Sahut ahli adat pihak pengantin wanita).

(47). Kurremo poleq sumangaqna,polemo poleq parayanta,kita massola nasang,kit massangge mairiq (Syukur berlimpah atas kehadiran Saudara-saudara,beribu terima kasih atas kedatangan para sentana, atas kalian semuanya dan atas kami sekalian).

(48). Lakibungkaqmo baqba manikki,lakikillangmo ampang bulawanki (Akan kami buka sudah pintu kediaman kami,akan kami luangkan sudah gerbang persemayanan kami).

(49). Talenduq rokko ballaran ampaq,tatumimbo rokko rantean tuyu (Agar kalian melangkah masuk duduk diatas hamparan tikar, agar kalian hadir bersila di atas bentangan penghalas kaki).

(50). Belanna masiang salumo kitananni talinga,mabuso palempangmo kipaledanni sulingan pakaranngnginki (Jelas sudah sampaio di telinga kami, terang sudah pada pendengaran kami).

(51). Dennoupaq natontong dipaqpalidanni mempatudu lalan,nanenneq todipassorongngi mepateqte matalampoan (semoga Yang Maha Pengasih tetap menunjukan kita jalan yang benar, semoga Yang Maha Pemurah senantiasa melimpahkan pertolongan bagi kita).

(52). Anggenna to tumampa tau torumende tolino, tokumombong sanda rangkaqna (Tuhan Pencipta Manusia, Tuhan Pencipta makhluk yang serba berkelengkapan).

(53). Urrondong alangki massola nasang,unnayoka banuakiq sangge mairiq (Tuhan yang berada di belakang dan di depan kita, Tuhan yang menyertai kita di kiri dan kanan).

(54). Naporaqki lindo masakke,napiqpiqkikiq rupa madarinding (Semoga kita diberkati Oleh-Nya, semoga kita senantiasa aman dan sentosa dalam perlindungan-Nya).

(55). Tatontong sipopetawa mammiq,tanenneq sipopelaleq sanda marasa (Agar kita senantiasa bersukacita, agar kita selalu bergembira-ria).

(56). Kurre sumangaqta massola nasang,pole parayanta sangge mairiq (Syukur atas kehadiran sentana, terima kasih atas kedatanga kalian bhagawan semuanya).

(57). Dakopa antapasundunni rekke lolokna,antapaupuqi rekke pendaunanna (Semoga sebentar lagi kita dapat menyelesaikan semuanya sampai pada akhirnya, semoga kita dapat merampungkan segalanya dengan selamat sentosa).

(58). Tudiona randa dipudukta,anggena tongka dililata (Tentang semuannya yang kita cita-citakan menyangkut keseluruhan yang kita idam-idamkan).

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Kada Tominaa Dalam Pernikahan Adat Toraja

Comments
0 Comments